Wednesday, April 15, 2015

kuliah Tamu

Melek Media Sosial “Media Literacy”

·         Public Shpere
Di era moderen sekarang banyak sekali bermunculan banyak sekali kelompok kelompok yang dibentuk berdasarkan hobby, kesamaan pemikiran, memiliki kesamaan kepntingan dan sarana sebagai menyampaikan suatu pendapat.
Menurut Habermas, Public Shpere atau yang disebut dengan ruang publik adalah suatu kenyataan kehidupan sosial yang mana di dalamnya terdapat suatu proses untuk bertukar dan berbagi informasi mengenai pandangan berkenaan dengan inti persoalan yang marak dan menjadi perhatian publik sehingga dalam proses yang terjadi terbentuklah pendapat umum. Dengan adanya Public Shpere masyarakat dapat berperan aktif dalam memanfaatkan hak-hak untuk berfikir dan secara tidak langsung dapat terlibat dalam suatu kondisi yang sedang terjadi, khususnya yang berkaitan dengan permasalah politik.
Perkembangan masyarakat yang semakin besar akan membentuk suatu gambaran menuju opini public tadi yang diantarai oleh media massa. Demi kelancaran hal ini sejak dini ditanamkan generasi yang melek dengan informasi dan aktif beropini tentang informasi yang ada di media massa.
Pada dasarnya opini public dalam konteks public sphere bersifat bebas dan dapat diakses secara keseluruhan. Setiap opini public, terdapat kaum menang atau kalah. Kaum menang sering kali disebut sebagai kaum mayoritas, sedangkan kaum kalah disebut dengan kaum minoritas. Dimana kaum mayoritas lebih memegang kekuasaan dan lebih bebas mengeluarkan pandangan mereka tentang permasalahan public yang sedang terjadi. Sehingga, dalam hal seperti ini public sphere seharusnya memfungsikan diri sebagai tempat dimana public dapat mengeluarkan opininya tanpa adanya batasan atau tekanan dari kaum mayoritas.

·         New Media
New media adalah sebuah sarana komunikasi yang baru berkembang. Media baru ini dibentuk dengan adanya interaksi antara manusia dengan komputer dan internet. Kemunculan media baru ini ditandai dengan adanya pergeseran penggunaan materil cetak seperti surat kabar atau koran menjadi elektronik. Berkembangannya media sosial saat ini telah menggeser budaya lama seperti baca tulis menjadi budaya visual. New media dengan mudah menggeser media lama karena sifat dari media ini mudah didapat dan kegunaannya pun juga beragam.
Selain itu media baru juga bersifat participatory yang berarti dimana pengguna tidak hanya konsumen tetapi juga produsen, isi pesan dari pengguna new media dapat menciptakan ide yang bisa diterima secara instan dan cepat, serta dapat di lihat oleh khalayak luas.
Dalam kehidupan sehari-hari sudah bukan menjadi hal yang tabu bagi masyarakat untuk menggunakan new media. Salah satu yang manjadi karakteristik dari new media yang sering di gunakan oleh masyarakat adalah digital. Kode digital merupakan karakteristik media secara teknis. Media digital ini sering kali digunakan masyarakat untuk bersosialiasi, interaksi, penelusruan atau penelitian, mencari informasi, atau mengekspresikan sesuatu atau ide yang dimiliki.
Konsekuesni dari media digital ini sangat besar untuk komunikasi. Tetapi media berbasis digital ini mempunyai kelebihan yang dapat dengan mudah diakses melalui komputer atau smartphone, hal inilah yang juga menjadikan media digital sebagai media yang paling banyak digunakan oleh masyarakat.



Feature Human Interest

Pak Warno dan Sepedah Tuanya


Jarak jauh yang dia tempuh, tak jadi halangan untuk mengais rezeki demi sesuap nasi. Dilihat dari fisiknya tulang yang sedikit menonjol di bagian bawah lehernya dan serta kulit wajah yang keriput berwarna agak gelap menggambarkan seorang yang hidupnya tidak mudah. Hiruk pikuk pasar serta bau agak menyengat dan tumpukan karung menjadi teman setianya sehari-hari.

Dikala kita masih tepejam dan langit pun masih gelap kaki renta pak warno dengan semangat dikayuhnya menuju pasar besar Mojokerto yang jaraknya cukup jauh dari rumahnya. Ia bekerja sebagai kuli panggul disana. Sebelum jadi kuli panggul ia bekerja sebagai buruh sawah, namun seiring perkembangan kota mojokerto banyak lahan sawah yang dialih fungsikan sebagai lahan perumahan.




Pengahasilan yang ia peroleh tak pernah tetap dan kadang pehasilan seharinya jauh dari kurang untuk keperluan dapur agar asap tunggku tetap mengepul. Pak warno tinggal bersama istrinya, 2 anak perempuannya dan seorang cucunya. Kehidupanya sungguh sangat miris penghasilan yang ia dapat dengan tubuh rentanya perhari hanya Rp.30.000 kadang bahkan kurang dari nominal itu. Hutang pun banyak ia miliki untuk bertahan hidup.

Kehidupan keluarganya pun tak seberuntung seperti kebanyaka orang. Anaknya yang pertama yang bernama sari mengalami gangguan mental, dahulunya sari adalah seorang gadis yang sehat dan sangat lincah, namun kejadian buruk menimpanya. Dia diperkosa oleh pamanya yang telah meninggal sampai hamil. Hal ini membuat dia depresi. Anak dari sari sekarang mengenyam pendidikan SD.

Dengan penghasilannya dia juga membiayai cucunya tersebut. “saya selalu berusaha dan berdoa, insya allah rezeki yang saya dapat meskipun tak begitun banyak dapat membiayai cucu saya, saya ingin lihat cucu saya mengenyam pendidikan dan bisa membaca agar tidak sama dengan saya yang buta aksara,” ujar pak warno dengan agak terbata-bata.


Sunday, April 12, 2015

Ringkasan materi Manajemen Media Massa

Ringkasan materi Manajemen Media Massa

·         Makna Media Massa

Media Massa (Mass Media) –sering disingkat jadi “media” saja– adalah channel, media/medium, saluran, sarana, atau alat yang dipergunakan dalam proses komunikasi massa, yakni komunikasi yang diarahkan kepada orang banyak (channel of mass communication). media adalah alat, sarana, perantara, dan penghubung. Pengertian media secara harfiyah selengkapnya dijelaskan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai berikut:

me·dia /média/ n 1 alat; 2 alat (sarana) komunikasi spt koran, majalah, radio, televisi, film, poster, dan spanduk; 3 yg terletak di antara dua pihak (orang, golongan, dsb): wayang bisa dipakai sbg — pendidikan4 perantara; penghubung; 5 zat hara yg mengandung protein, karbohidrat, garam, air, dsb baik berupa cairan maupun yg dipadatkan dng menambah gelatin untuk menumbuhkan bakteri, sel, atau jaringan tumbuhan;

Komunikasi massa sendiri merupakan kependekan dari komunikasi melalui media massa (communicate with media).

Massa:  sarana dan saluran resmi sbg alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kpd masyarakat luas; 

Manusia Butuh Media Massa
-          Mengetahui apa yang penting dan perlu
-          Membantu mengambil Keputusan
-          Memperoleh informasi
-          Memberikan perasaan ikut serta dalam kejadian
-          Memberikan penguatan atas pendapat
-          Mencari konfirmasi
-          Memperoleh rileksasi dan hiburan


·         Jenis Media Massa

Media  Massa berasal dari bahasa Inggris yaitu mass yang berarti kelompok atau kumpulan. Dengan demikian, pengertian media massa adalah perantara atau alat-alat yang digunakan oleh massa dalam hubungannya  satu sama lain (Soehadi, 1978:38). Yang termasuk media massa terutama adalah suratkabar, majalah, radio, televisi, dan film sebagai The Big Five of Mass Media (Lima Besar Media Massa), juga internet (cybermedia, media online).

A.     Media Massa Cetak (Printed Media).
Media massa yang dicetak dalam lembaran kertas. Dari segi formatnya dan ukuran kertas, media massa cetak secara rinci meliputi
-          Koran atau suratkabar (ukuran kertas broadsheet 7 kolom)
-          tabloid (1/2 broadsheet)
-          majalah (1/2 tabloid atau kertas ukuran folio/kwarto)
-          buku (1/2 majalah)
-          newsletter (folio/kwarto, jumlah halaman lazimnya 4-8)
-          buletin (1/2 majalah, jumlah halaman lazimnya 4-8).

Surat kabar: Surat Kabar: merupakan media cetak yang terbit setiap hari  secara teratur . Tulisannya dalam bentuk berita, artikel, feature (cerita human interest atau profil), tajuk. Informasi yang disajikan lengkap menjawab pertanyaan rumusan 5 W + 1 H (What, Who, When, Where, Why dan How) . Isi informasi ditujukan untuk mempengaruhi atau mempersuasifkan secara rasional/pikiran.

Kelebihan: harganya murah, informasi lengkap dan selalu aktual (baru), mudah dan cepat menjangkau khalayak yang diinginkan, mudah dibawa dan disimpan.

Kekurangan: isi pesan singkat, penyajian gambar/foto kurang menarik, pesan hanya bisa disampaikan bagi publik yang memiliki kemampuan membaca.

Fungsi Surat kabar:
Menurut agee, secara kontemporer surat kabar memiliki tiga fungsi utama dan fungsi sekunder. Fungsi utama media adalah:
1.      To inform
2.      To comment
3.      To provide
Sedangkan dungsi sekundernya adalah:
1.     Untuk kampanye proyek-proyek yang bersifat kemasyarakatan, yang sangat diperlukan untuk membantu kondisi-kondisi tertentu.
2.     Memberikan hiburan kepada pembaca dengan sajian cerita komik, kartun dan cerita-cerita khusus
3. Melayani pembaca sebagai konselor yang ramah, menjadi agen informasi dan memperjuangkan hak.

Isi media massa umumnya terbagi tiga bagian atau tiga jenis tulisan: berita, opini, dan feature.

Karakteristik surat kabar:

-    Publistas: adalah penyebaran pada publik atau khalayak
-  Periodesitas: menunjukkan pada keteraturan terbitnya, bisa harian, mingguan atau dwi mingguan
-    Aktualita: menunjukkan pada keadaan yang “kini” dan “sebenarnya”
-    Terdokumentasikan: dari berbagai fakta yang disajikan surat kabar dalam bentuk berita atau artikel, dipastikan ada beberapa diantaranya yang oleh pihak-pihak tertentu dianggap penting untuk diarsipkan dan dibuat kliping

B.     Media Massa Elektronik (Electronic Media).
Jenis media massa yang isinya disebarluaskan melalui suara atau gambar dan suara dengan menggunakan teknologi elektro, seperti radio, televisi, dan film.

-Radio: Teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas, dan merambat lewat udara, dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).

Kelebihan: isi pesan bisa cepat/langsung diterima publiknya, pesannya mempunyai kekuatan mempersuasi secara emosional, proses produksinya sederhana dan fleksibel, khalayaknya khusus, harga pesawatnya tidak mahal dan mudah dibawa-bawa, siarannya bisa diterima dimana saja,  biaya produksi rendah, bisa menjangkau wilayah yang sulit (pelosok) bahkan melalui batas negara , isi pesan bisa dipahami siapapun juga termasuk yang tidak mampu membaca.

Kekurangan: isi pesan cepat berlalu dan tidak bisa diulang kembali,  bila tidak digarap dengan baik, maka dengan mudah pendengar bisa langsung memindahkan gelombang radionya, umpan balik membutuhkan waktu, sehingga sulit untuk melakukan evaluasi.

Keunggulan radio siaran adalah berada dimana saja. Radio mempunyai kemampuan menjual bagi pengiklan yang produknya dirancang khusus untuk khalayak tertentu

- Televise:  media yang mampu menyajikan pesan dalam bentuk suara , gerak, pandangan dan warna secara bersamaan, sehingga mampu menstimuli indera pendengaran dan penglihatan.

Kelebihan: Mampu menampilkan hal menarik yang ditangkap oleh indera pendengaran dan penglihatan, mampu menampilkan secara detil suatu peristiwa/kejadian, suatu produk dan pembicara, karena mempengaruhi dua indera sekaligus, maka efek persuasinya lebih kuat ketimbang media lainnya, jumlah pemirsanya lebih banyak, sehingga ia merupakan media yang paling populer.
                     
Kekurangan: Biaya produksi mahal, waktu yang dibutuhkan untuk proses produksi sampai selesai sangat lama : khalayaknya sangat heterogen, sehingga sulit menjangkau publik sasaran yang diinginkan, peralatan peliputannya sangat mahal dan rumit penggunaannya, bila tidak dipersiapkan dengan matang, maka pesan visual itu  justru akan menciptakan image buruk.

fungsi televisi: memberikan informasi, mendidik, menghibur dan bembujuk. Tetapi fungsi menghibur dan membujuk. Tetapi fungsi menghibur lebih dominan pada media televisi.
karakteristik televisi:
1.      audiovisual: Televisi memiliki kelebihan yang dapat didengar sekaligus dilihat
2.      berfikir dalam gambar
3.      pengoprasian lebih kompleks: melibatkan banyak orang

C.     Media Online (Online Media, Cybermedia)
media massa yang dapat kita temukan di internet (situs web). Pengertian Media Online secara umum, yaitu segala jenis atau format media yang hanya bisa diakses melalui internet berisikan teks, foto, video, dan suara. Sarana komunikasi secara online melalui milist, blog, website, WA dan media social. Pengertian media online secara khusus adalah media yang menyajikan karya jurnalistik (berita, artikel, feature) secara online.

Karakteristik Media Online:
1.      Kapasitas luas –halaman web bisa menampung naskah sangat panjang
2.      Pemuatan dan editing naskah bisa kapan saja dan di mana saja.
3.      Jadwal terbit bisa kapan saja bisa, setiap saat.
4.      Cepat, begitu di-upload langsung bisa diakses semua orang.
5.      Menjangkau seluruh dunia yang memiliki akses internet.
6.      Aktual, berisi info aktual karena kemudahan dan kecepatan penyajian.
7.      Update, pembaruan informasi terus dan dapat dilakukan kapan saja.
8.    Interaktif, dua arah, dan ”egaliter” dengan adanya fasilitas kolom komentar, chat room, polling, dsb.
9.   Terdokumentasi, informasi tersimpan di ”bank data” (arsip) dan dapat ditemukan melalui ”link”, ”artikel terkait”, dan fasilitas ”cari” (search).
10.Terhubung dengan sumber lain (hyperlink) yang berkaitan dengan informasi tersaji.

-          Web Site atau Situs: Situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, gambar gerak, suara atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan link-link.

Unsur-Unsur Web Site atau Situs:

Domain Name Domain name atau biasa disebut nama domain adalah alamat permanen situs di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah situs. Domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan situs pada dunia internet. Istilah yang umum digunakan adalah URL Contoh : http//www.detik.com

-          Jurnalisme Online (Cyber Journalism): Jurnalisme online merupakan proses penyampaian informasi dengan menggunakan media internet (website).  reporting of facts produced and distributed via the Internet. Jurnalisme Online merupakan jurnalisme judul karena perilaku pembaca yang umumnya ”headline reader” atau ”lead reader” –perilaku yang juga berlaku bagi pembaca koran. Tubuh berita biasanya diformat dalam bentuk singkat dan padat. Kelengkapan informasi tetap terjaga karena ada ”berita/tulisan terkait” (linkage).
·         Peran Media Massa
Denis McQuail (1987) mengemukakan sejumlah peran yang dimainkan media massa selama ini, yakni:
1.    Industri pencipta lapangan kerja, barang, dan jasa serta menghidupkan industri lain utamanya dalam periklanan/promosi.
2.    Sumber kekuatan alat kontrol, manajemen, dan inovasi masyarakat.
3.    Lokasi (forum) untuk menampilkan peristiwa masyarakat.
4.    Wahana pengembangan kebudayaan tatacara, mode, gaya hidup, dan norma.
5.    Sumber dominan pencipta citra individu, kelompok, dan masyarakat. 

·         Karakteristik Media Massa
1.      Publisitas, yakni disebarluaskan kepada publik, khalayak, atau orang banyak.
2.      Universalitas, pesannya bersifat umum, tentang segala aspek kehidupan dan semua peristiwa di berbagai tempat, juga menyangkut kepentingan umum karena sasaran dan pendengarnya orang banyak (masyarakat umum).
3.      Periodisitas, tetap atau berkala, misalnya harian atau mingguan, atau siaran sekian jam per hari.
4.      Kontinuitas, berkesinambungan atau terus-menerus sesuai dengan priode mengudara atau jadwal terbit.
5.      Aktualitas, berisi hal-hal baru, seperti informasi atau laporan peristiwa terbaru, tips baru, dan sebagainya. Aktualitas juga berarti kecepatan penyampaian informasi kepada publik.

·         Fungsi Media Massa
Fungsi media massa sejalan dengan fungsi komunikasi massa seperti yang disampaikan, Harold D. Laswell:
1.    Informasi (to inform)
2.    Mendidik (to educate)
3.    Menghibur (to entertain)

·         Fungsi Media di indonesia diatiur oleh UU No. 40/1999 tentang Pers:
Menurut undang – undang diatas berisi tentang:
-          Menginformasikan (to inform)
-          Mendidik (to educate)
-          Menghibur (to entertain)
-          Pengawasan Sosial (social control)
-          pengawas perilaku publik dan penguasa.
-           
·         Manajement penerbitan media cetak
Penerbitan pers cetak adalah: persuratkabaran yaitu  lembaga mengelola informasi terdiri dari fakta dan opini yang disajikan kepada masyarakat sebagai salah satu komoditi Pers secara melembaga dapat dikelola secara organisasi, punya tata laksana, dan tata administrasi.
-    Medianya: suratkabar,majalah,dan telvisi dalam menyampaikan informasi. Cara penyampaian berbeda.
-    Isinya:surat kabar menjual kolom dan iklan, televisi menjual waktu yang  diisi program  dan sponsor.
-    SDMnya: pekerja pers (redaktur,wartawan, fotografer,disainer,kartunis dan printer)  
 


1.      Top Manager (Pimpinan Umum)
Orang pertama dalam suatu perusahaan Penerbitan Pers, mengendalikan perusahaan mulai dari bidang redaksional hingga bidang usaha.
2.      Pemimpin Redaksi
            orang pertama yang bertanggung jawab atas semua isi penerbitan pers
3.      Sekretaris Redaksi
            Pembantu pimred dalam hal administrasi redaksional
4.      Redaktur Pelaksana
Jabatan yang dibentuk untuk membantu pimred dalam redaksional, terutama dalam hal mengumpulkan berita, halaman, tanggapan atau komentar dari masyarakat
5.      Redaktur
Bertanggung jawab atas isi, halaman surat kabar dan proses berita di Televisi.
6.      Wartawan
Orang yg bertugas mencari,mengumpulkan dan mengolah informasi menjadi berita

-    Manajement penerbitan
Berasal dari Bahasa Inggris Management dan Italia manaj (iare) berarti memimpin, membimbing dan mengatur.
        
         Manajemen terdiri atas POAC:
Planning: penetapan tujuan, penetapan aturan, penyusunan rencana.
Organizing:pembentukan bagian-bagian, pembagian tugas,pengelompokan pegawai.
Acting:melaksanakan tugas, memproduksi, mengemas produk, menjual produk dan
selanjutnya.
Controling:melihat pelaksanaan tugas, menyeleksi produk, mengevaluasi penjualan.

-    Pengusaha Penerbitan Pers Harus Memperhatikan:
1.      Keinginan kastemer (Pembaca)
2.      Kecendrungan Perubahan social
3.      Kiat-kiat competitor
4.      Mengamati perubahan teknologi, ekonomi, politik dan social

-    Langkah efektif dalam penataan proses bisnis penerbitan pers
1.      Memulai dari TOP Management
2.      Merapatkan barisan pelaksana tingkat middle management.
3.      Membentuk tim evaluasi pengembangan usaha yg terdiri dari :
a.       Manajemen tingkat menengah
b.      Manajemen kebawah
c.       tim khusus
-    Pendapatan penerbitan pers
1.      Menjual Produk
a.       Penjualan tetap (langganan)
b.      Penjualan tidak tetap(retail/eceran)
c.       Penjualan secara barter (tukar barang)
2.      Menjual Kolom
3.      Menjual Jasa

Namun penerbitan pers perlu memiliki customer care atau komunikasi pemasaran yang tugasnya:
1.      Mengkomunikasikan produk penerbitan serperti koran, majalah, iklan dan produk layanan masyarakat.
2.      .Menerima saran, kritik, masukan, pandangan dari pembaca untuk diteruskan ke unit kerja redaksi, iklan, sirkulasi
3.       Membantu redaksi mengkomunikasikan produk infomasi yang dihasilkan kepada masyarakat.

·         Manfaat internet
            Manfaat internet  terutama untuk kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu.
1.      Informasi untuk kehidupan pribadi: kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani,
sosial.
2.      Informasi untuk kehidupan profesional/pekerja: sains, teknologi, perdagangan,
saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, berbagai forum komunikasi.
-    Generic Domains(gTLDs)
Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet.Domain name yang berakhiran dengan .Com .Net .Org .Edu .Mil atau .Gov. Jenis domain ini sering juga disebut top level domain yang tidak berafiliasi berdasarkan negara, sehingga siapapun dapat mendaftar.
-    Penggunaan Domain di Indonesia
1.      .co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
2.      Ø.ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan
3.      Ø.go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
4.      Ø.mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
5.      Ø.or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori
"ac.id","co.id","go.id","mil.id" dan lain
6.      Ø.war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia
7.      Ø.sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan
seperti SD, SMP dan atau SMU
8.      Ø.web.id : Ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang
melakukan kegiatannya di Worl Wide Web.
-    Hosting
Ruangan yang terdapat dalam harddisk tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar dan lain sebagainya yang akan ditampilkan di situs.Besarnya data yang bisa dimasukkan tergantung dari besarnya hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar hosting semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam situs.
Hosting  diperoleh dengan menyewa yang  besarnya  ditentukan ruangan harddisk dengan ukuran MB (Mega Byte) atau GB (Giga Byte). Lama penyewaan hosting rata-rata dihitung per tahun. Penyewaan hosting dilakukan dari perusahaan-perusahaan penyewa web hosting yang banyak dijumpai baik di Indonesia maupun Luar Negri.