Melek Media Sosial “Media Literacy”
·
Public Shpere
Di era moderen sekarang banyak sekali
bermunculan banyak sekali kelompok kelompok yang dibentuk berdasarkan hobby,
kesamaan pemikiran, memiliki kesamaan kepntingan dan sarana sebagai
menyampaikan suatu pendapat.
Menurut Habermas, Public
Shpere atau yang disebut dengan ruang publik adalah suatu kenyataan kehidupan
sosial yang mana di dalamnya terdapat suatu proses untuk bertukar dan berbagi
informasi mengenai pandangan berkenaan dengan inti persoalan yang marak dan menjadi
perhatian publik sehingga dalam proses yang terjadi terbentuklah pendapat umum.
Dengan adanya Public Shpere masyarakat dapat berperan aktif dalam memanfaatkan
hak-hak untuk berfikir dan secara tidak langsung dapat terlibat dalam suatu
kondisi yang sedang terjadi, khususnya yang berkaitan dengan permasalah
politik.
Perkembangan masyarakat yang
semakin besar akan membentuk suatu gambaran menuju opini public tadi yang
diantarai oleh media massa. Demi kelancaran hal ini sejak dini
ditanamkan generasi yang melek dengan informasi dan aktif beropini tentang
informasi yang ada di media massa.
Pada dasarnya opini public
dalam konteks public sphere bersifat bebas dan dapat diakses secara
keseluruhan. Setiap opini public, terdapat kaum menang atau kalah. Kaum menang
sering kali disebut sebagai kaum mayoritas, sedangkan kaum kalah disebut dengan
kaum minoritas. Dimana kaum mayoritas lebih memegang kekuasaan dan lebih bebas
mengeluarkan pandangan mereka tentang permasalahan public yang sedang terjadi.
Sehingga, dalam hal seperti ini public sphere seharusnya memfungsikan diri
sebagai tempat dimana public dapat mengeluarkan opininya tanpa adanya batasan
atau tekanan dari kaum mayoritas.
·
New Media
New media adalah sebuah
sarana komunikasi yang baru berkembang. Media baru ini dibentuk dengan adanya
interaksi antara manusia dengan komputer dan internet. Kemunculan media baru
ini ditandai dengan adanya pergeseran penggunaan materil cetak seperti surat
kabar atau koran menjadi elektronik. Berkembangannya media sosial saat ini
telah menggeser budaya lama seperti baca tulis menjadi budaya visual. New media
dengan mudah menggeser media lama karena sifat dari media ini mudah didapat dan
kegunaannya pun juga beragam.
Selain itu media baru juga bersifat
participatory yang berarti dimana pengguna tidak hanya konsumen tetapi juga
produsen, isi pesan dari pengguna new media dapat menciptakan ide yang bisa diterima
secara instan dan cepat, serta dapat di lihat oleh khalayak luas.
Dalam kehidupan sehari-hari sudah bukan menjadi hal
yang tabu bagi masyarakat untuk menggunakan new media. Salah satu yang manjadi
karakteristik dari new media yang sering di gunakan oleh masyarakat adalah
digital. Kode digital merupakan karakteristik media secara teknis. Media
digital ini sering kali digunakan masyarakat untuk bersosialiasi, interaksi,
penelusruan atau penelitian, mencari informasi, atau mengekspresikan sesuatu
atau ide yang dimiliki.
Konsekuesni
dari media digital ini sangat besar untuk komunikasi. Tetapi media berbasis
digital ini mempunyai kelebihan yang dapat dengan mudah diakses melalui
komputer atau smartphone, hal inilah yang juga menjadikan media digital sebagai
media yang paling banyak digunakan oleh masyarakat.
No comments:
Post a Comment